<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MasWienNews.Com &#187; Kabar Hati</title>
	<atom:link href="http://maswiennews.com/category/kabar-hati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maswiennews.com</link>
	<description>Belajar Blog dan Belajar Bisnis Internet&#124;Motivasi Diri&#124;MasWienNews.Com</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Feb 2010 10:36:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tip Menghilangkan Depresi</title>
		<link>http://maswiennews.com/2009/12/tip-menghilangkan-depresi/</link>
		<comments>http://maswiennews.com/2009/12/tip-menghilangkan-depresi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 13:15:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Winarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Hati]]></category>
		<category><![CDATA[depresi]]></category>
		<category><![CDATA[menghilangkan depresi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maswiennews.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar berita di televisi begitu banyak kejadian yang tidak mengenakkan.  Memang semakin tahun beban hidup terus berubah, bukannya makin ringan malah menambah berat. Maka tidak salah jika di Indonesia yang mempunyai budaya kerukunan masyarakat yang tinggi masih terdapat kejadian yang mengkhawatirkan. Yap, budaya menghabisi nyawa sendiri, alias bunuh diri sudah melanda masyarakat Indonesia ini.  Kenapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">M<img class="alignleft" src="http://static.iminent.com/toolbar/contents/images/emoticons/Messages/1.bloody.gif" alt="" width="112" height="129" />endengar berita di televisi begitu banyak kejadian yang tidak mengenakkan.  Memang semakin tahun beban hidup terus berubah, bukannya makin ringan malah menambah berat. Maka tidak salah jika di Indonesia yang mempunyai budaya kerukunan masyarakat yang tinggi masih terdapat kejadian yang mengkhawatirkan. Yap, budaya menghabisi nyawa sendiri, alias bunuh diri sudah melanda masyarakat Indonesia ini.  Kenapa bisa terjadi seperti itu ? Sebagai manusia kita hanya bisa menjalani apa yang sudah di takdirkan, tapi bukan berarti kita tidak bisa merubah takdir. Semua masih bisa, asalkan kita mau berusaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi bagi orang-orang yang tidak bisa merubah keadaan yang biasa itu menjadi tidak biasa, akan menyebabkan semakin berat dalam melangkah. Tiap hari isinya mengeluh dan menyalahkan masa lalu, akibatnya mengalami depresi. Dari sudut pandang karakter kehidupan dunia depresi yang di hadapi manusia  mempunyai keragaman baik dari segi sisi dan kondisi. Oleh karena itu hati manusia akan berbeda-beda dalam menghadapi depresi.<span id="more-179"></span> Sebenarnya hati manusia terbagi menjadi dua bagian yaitu hati yang merupakan tempat &#8216;Arsy Rahman, yang di dalamnya terdapat cahaya, kehidupan, kebahagiaan, kesenangan dan segala bentuk kebajikan. Sedang hati yang kedua adalah hati yang menjadi tempat bercokolnya syaitan, di dalamnya terdapat kesempitan, kegelapan, kematian, kesedihan, dan duka cita.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena manusia tempatnya salah dan khilaf, maka baiknya kita senantiasa menjaga kondisi hati dalam keadaan yang pertama.  Oleh karena itu depresi dapat di hilangkan dengan menggunakan hati yang pertama, dan di tambahkan antara lain :</p>
<ol></ol>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Melihat sisi positif berbagai peristiwa yang tidak di senangi</span>. Hal ini penting Anda lakukan agar beban pikiran berkurang. Karena memikirkan hal yang tidak penting dapat menguras energi yang banyak dan akan membuat langkah kehidupan yang kita tuju akan tersendat atau malah mundur gara-gara memikirkan sesuatu yang tidak penting.</li>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Tidak menimbun pekerjaan atau kewajiban</span>.  Sifat menyepelekan sesuatu itu yang terkadang sulit, malah ada anggapan &#8221; kalau bisa di kerjakan besok, kenapa harus sekarang&#8221;. Ini yang perlu kita hilangkan, karena menumpuk pekerjaan sama saja menambah beban di hari esok. Belum tentu hari esok itu lebih mudah dari pada hari ini, yang betul adalah bagaimana hari esok lebih baik dari hari ini. Betul kan sobat&#8230;.</li>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Menyadari bahwa setelah kesulitan pasti datang kemudahan dan setelah kesempitan pasti datang kelapangan</span>.  Untuk yang satu ini kita melihat dari sisi sebagaimana Allah berfirman dalam surat Alam Nasyrah : ayat 5-6 yaitu : <span style="color: #0000ff;">&#8220;</span> <em><span style="color: #0000ff;">Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.&#8221;<br />
</span></em></li>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Jangan bersedih, karena sesungguhnya kehidupan lebih pendek dari yang Anda bayangkan</span>.  Sebagai manusia yang tidak selamanya menginjakkan kaki di bumi tercinta, patut bersadar diri bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara. Ada sebuah cerita menarik dari Dale Carnegie, dia mengisahkan ada seorang pasien yang mengalami abses dalam pencernaannya. Kondisinya sangat kritis sampai-sampai para dokter mengatakan bahwa saat kematiannya telah datang dan kain kaffan pun telah disiapkan. Tiba-tiba Earl P. Haney (nama pasien itu) mengambil sebuah keputusan yang sangat mengejutkan. Ia berpikir tentang dirinya. &#8221; Jika saya tak punya waktu lagi untuk hidup di dunia, kecuali hanya dalam jangka waktu yang sangat pendek, mengapa tidak saya pergunakan waktu tersebut untuk menikmati kehidupan dunia?&#8221;.  Singkat cerita earl akhirnya memutuskan untuk pergi keliling bumi demi mewujudkan cita-cita lamanya.  Dan Earl pun melakukan perjalanannya sambil memakan-makanan berlemak yang menjadi pantangannya, meminum-minuman yang enak di atas kapal, serta dalam perjalanannya menyenandungkan syair-syair yang indah. Earl sangat menikmati suasana perjalanannya itu, bahkan dia berucap sungguh sangat menikmati kehidupan ini jauh dari pada apa yang saya alami pada hari-hari yang lalu dalam hidupku.  Lalu apa yang terjadi? Dale Carnegie menyatakan bahwa lelaki itu sembuh dari penyakitnya. Menurut Carnegie, metode yang dia pergunakan sangat manjur untuk menghilangkan penyakit dan menaklukkan rasa sakit. Berdasarkan kisah tersebut dapat kita ambil sebuah pelajaran bahwa rasa gembira, rasa suka cita, dan rileks adalah lebih utama dan manjur dari pada resep dokter belaka.</li>
<li style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Iman, adalah obat yang paling mujarab</span>.  Sebagai makhluk ciptaan Tuhan maka alangkah baiknya segala sesuatu yang tidak bisa kita terima, meminta petunjuk pada sang Rab semesta alam. Sebagaimana apa yang di kemukakan oleh seorang psikiater terkenal, Dr. Carl Jung dalam bukunya <em>The Modern Man In Search of Spirit</em> bahwa &#8221; Selama tiga puluh tahun, orang-orang dari berbagai negeri berperadaban datang menemui saya untuk melakukan konsultasi. Saya telah mengobati ratusan pasien dan sebagian dari mereka berusia setengah baya, yakni 35 tahun ke atas. Dan, tak seorang pun di antara mereka yang tidak mengembalikkan persoalannya kepada agama sebagai pandangan hidup. Maka, bisa saya katakan bahwa setiap dari mereka jatuh sakit karena kehilangan apa yang telah diberikan agama kepada orang-orang yang beriman. Dan, jika belum mampu mengembalikkan keimanannya yang sejati, maka tidak akan bisa di sembuhkan.&#8221; Lagi pula Allah SWT berfirman dalam surat Thaha ayat 23 &#8221; <em><span style="color: #0000ff;">Dan, barang siapa yang berpaling dari mengingat-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit&#8221;.</span></em></li>
</ul>
<ol></ol>
<p style="text-align: justify;">Mungkin itu saja sobat, mudah-mudahan dapat membantu sobat-sobat yang pada saat ini atau nanti mengalami yang namanya depresi. Karena penyakit depresi datang kapan saja, kita tidak tahu. Depresi juga bukan melulu karena kehidupan yang serba kekurangan, kelebihan harta pun bisa menyebabkan depresi.  Dan perlu sobat semua ingat dalam hati dan pikiran masing-masing, bahwa Allah SWT berpesan pada hambaNya melalui firmanNya dalam surat Al Balad ayat 4 &#8221; <span style="color: #0000ff;"><em>Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah </em></span>&#8220;.  Melihat dari situ maka mulai sekarang kita siap-siap untuk menghadapi yang namanya depresi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan saya mohon maaf apabila dalam postingan kali ini ada yang membuat sobat senantiasa tergoda untuk mencobanya&#8230;. he&#8230;he..he&#8230;. <em>sumber inspirasi La Tahzan</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Salam sukses selalu</strong><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #000000;"> </span></span><em><span style="color: #0000ff;"><span style="color: #000000;"> </span><br />
</span></em>
</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fmaswiennews.com%2F2009%2F12%2Ftip-menghilangkan-depresi%2F&amp;t=Tip%20Menghilangkan%20Depresi" id="facebook_share_both" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
<script type="text/javascript">
var button = document.getElementById('facebook_share_link') || document.getElementById('facebook_share_icon') || document.getElementById('facebook_share_both') || document.getElementById('facebook_share_button');
if (button) {
	button.onclick = function(e) {
		var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
		window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
		return false;
	}

	if (button.id === 'facebook_share_button') {
		button.onmouseover = function(){
			this.style.color='#fff';
			this.style.borderColor = '#295582';
			this.style.backgroundColor = '#3b5998';
		}
		button.onmouseout = function(){
			this.style.color = '#3b5998';
			this.style.borderColor = '#d8dfea';
			this.style.backgroundColor = '#fff';
		}
	}
}
</script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maswiennews.com/2009/12/tip-menghilangkan-depresi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>170</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Tidak Datang Dua Kali</title>
		<link>http://maswiennews.com/2009/11/kesempatan-tidak-datang-dua-kali/</link>
		<comments>http://maswiennews.com/2009/11/kesempatan-tidak-datang-dua-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 14:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Winarno</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Blogwalking]]></category>
		<category><![CDATA[kerja keras adalah energi kita]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maswiennews.com/?p=104</guid>
		<description><![CDATA[Lama rasanya tidak beraktivitas di blog. Tidak terasa sudah hampir satu minggu tidak update. Bukan karena sudah meninggalkan aktivitas blogging akan tetapi di sibukkan dengan aktivitas offline. Sehingga blogging jadi terbengkalai. Mungkin perlu manajemen waktu yang lebih baik lagi, agar senantiasa update dan blogwalking bisa berjalan terus.  Aktivitas blogging yang berkurang akan berakibat terhadap nasib [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" src="http://static.iminent.com/toolbar/contents/images/emoticons/Messages/Warrior%20Emoticons/1.wink.gif" alt="" width="138" height="148" />Lama rasanya tidak beraktivitas di blog. Tidak terasa sudah hampir satu minggu tidak update. Bukan karena sudah meninggalkan aktivitas blogging akan tetapi di sibukkan dengan aktivitas offline. Sehingga blogging jadi terbengkalai. Mungkin perlu manajemen waktu yang lebih baik lagi, agar senantiasa update dan blogwalking bisa berjalan terus.  Aktivitas blogging yang berkurang akan berakibat terhadap nasib blog sendiri. Sebenarnya saya juga tidak rela blog ini di terlantarkan. Sebab sudah bersusah payah membangun reputasi dan blogwalking ke tetangga yang telah menghabiskan energi dan pikiran. Kayaknya perlu blogwalking lagi nih agar sehat dan berkeringat.</p>
<p style="text-align: justify;">Begini sobat, pada posting kali ini saya ingin mensharekan sesuatu yang sangat menarik dan mudah-mudahan bermanfaat. <span id="more-104"></span>Yah mari kita buka mata dan hati kita terhadap sebuah kesempatan. Anda tahu kesempatan kan,  siapa yang tidak kenal. Terkadang dia datang dan pergi begitu saja. Dan kita juga kurang merasakan akan dampak positif kesempatan tersebut.  Saya teringat dengan sebuah hadist yang mengungkapkan  akan nikmat sebuah kesempatan. Berikut riwayat hadist tersebut &#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;"><strong><em>Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata : Rasulullah SAW, bersabda : &#8221; Ada dua nikmat di mana banyak manusia tertipu karenanya, yaitu kesehatan dan kesempatan. &#8221; ( HR. Bukhari)</em></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jadi dalam hadist tersebut menggambarkan dua nikmat yang dapat membuat kita tertipu atau membuat kita terlena akan adanya nikmat tersebut.  Mari kita sama-sama merenungkan apa maksud hadist tersebut.  Ehm, berceramah kayak pak kiyai aza&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">OK, begini sobat. Bahwa sebenarnya kita selalu mendapatkan nikmat yang kita tidak tahu bahwa nikmat tersebut dapat bermanfaat bagi kita. Kalau kita membicarakan salah satu nikmat saja yaitu kesempatan. Kelihatan sederhana tapi sebenarnya banyak makna tersirat yang terkandung di dalamnya. Karena kesempatan merupakan sebuah pilihan yang perlu Anda pilih dan perlu tindakan untuk segera action.  Selain itu juga memerlukan sebuah kerja keras untuk mewujudkan kesempatan itu menjadi sebuah kenyataan. Dan kesempatan tidak datang dua kali, sekali Anda terlena pada kesempatan yang di depan mata. Maka tidak tahu lagi kapan kesempatan itu akan datang lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu, selalu gunakan pikiran yang positif terhadap kesempatan yang menghampiri kita. Karena dengan berpikir positif maka jalan menuju kesuksesan akan semakin terbuka.  Sebagai pendatang baru di perbloggingan saya juga tidak menyia-nyiakan kesempatan, hanya karena belum bisa konsisten ngeblog jadi kesempatan yang ada jadi tidak terurus. Mudah-mudahan konsisten ngeblog bisa berjalan terus seiring dengan kesempatan yang datang silih berganti.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesempatan memang tidak datang dua kali, hanya kita yang tahu dan merasakan ketika kesempatan yang datang Apakah merupakan jalan terbaik atau bukan ?  Oleh karena itu maka Allah mengingatkan kepada kita pada Surat Ar Ra&#8217;ad ayat 11 : <span style="color: #3366ff;">&#8220;</span> <em><span style="color: #3366ff;">Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri&#8230;.</span></em><span style="color: #3366ff;">&#8220;</span><span style="color: #000000;"> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Baik sobat mari kita gunakan sebaik-baik kesempatan yang datang kepada kita, serta menggunakan kerja keras adalah energi kita. Karena dengan kerja keras yang di barengi dengan energi  yang ada pada diri kita, akan membuat kesempatan yang datang pada kita menjadi sebuah peluang.  Peluang yang kearah lebih baik tentunya. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mungkin itu dulu sobat yang bisa saya share kan pada postingan kali ini. Dan tak lupa mari kita gunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya semoga akan menjadi jejak-jejak langkah kehidupan kita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Salam kerja keras adalah energi kita<br />
</span>
</p>
<p style="text-align: justify;">
<a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http%3A%2F%2Fmaswiennews.com%2F2009%2F11%2Fkesempatan-tidak-datang-dua-kali%2F&amp;t=Kesempatan%20Tidak%20Datang%20Dua%20Kali" id="facebook_share_both" style="font-size:11px; line-height:13px; font-family:'lucida grande',tahoma,verdana,arial,sans-serif; text-decoration:none; padding:2px 0 0 20px; height:16px; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif) no-repeat top left;">Share on Facebook</a>
<script type="text/javascript">
var button = document.getElementById('facebook_share_link') || document.getElementById('facebook_share_icon') || document.getElementById('facebook_share_both') || document.getElementById('facebook_share_button');
if (button) {
	button.onclick = function(e) {
		var url = this.href.replace(/share\.php/, 'sharer.php');
		window.open(url,'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
		return false;
	}

	if (button.id === 'facebook_share_button') {
		button.onmouseover = function(){
			this.style.color='#fff';
			this.style.borderColor = '#295582';
			this.style.backgroundColor = '#3b5998';
		}
		button.onmouseout = function(){
			this.style.color = '#3b5998';
			this.style.borderColor = '#d8dfea';
			this.style.backgroundColor = '#fff';
		}
	}
}
</script>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maswiennews.com/2009/11/kesempatan-tidak-datang-dua-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>80</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
